Sungguh sangat menyedihkan sekaligus menggelikan. Tidak tahu siapa yang harus dipersalahkan pertama kali. Yang pasti, diri saya sendirilih yang harus menyadari bahwa, "aku telah salah karena ketidakdisiplinanku sendiri!"
Belum lagi tuduhan kurang mengenakkan dari yang terkasih karena kami selalu berangkat kesiangan atau setiap pagi selalu terburu-buru, sehingga saya sering kali jengkel dan marah jika dia hanya berdiri tertawa sembari menonton tayangan televisi sedangkan saya sibuk menata rumah dan mempersiapkan barang-barang atau segala sesuatunya untuk dibawa ke tempat kami bekerja, tetapi yang saya terima adalah perkataan jika saya sendirilah yang membuat semua ini menjadi lama, saya sendiri yang membuat semuanya jadi kesiangan.
Sedih rasanya mendengar semua itu. maksud baik selama ini dihargai hanya sebesar itu. Saya tidak mengharap imbalan apapun atas apa yang sudah saya usahakan selama ini. Ini saya lakukan untuk kami bukan untuk saya sendiri.
Sudah lelah rasanya menjalani semua ini, hanya kebesaran Tuhan yang selama ini memberi saya kekuatan. Ingin rasanya melimpahruahkan ini dengan teriakan dan tangisan lepas agar sedikit terkuarangi beban yang saya rasakan. Pukulan yang berat sudah saya terima hari ini. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi saya untuk selalu menjadi yang terbaik bagi diri saya sendiri dan juga orang lain. Dan semoga Tuhan memberikan yang terbaik bagi hidup saya kini dan nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar