BADGE
Minggu, 20 Februari 2011
Pura-pura atau Benar Cinta
Rabu, 09 Februari 2011
Tobat yang Sungguh
Hendaknyalah kita bertobat dari dosa-dosa kita sementara kita masih di dunia. Apabila seorang tukang periuk tengah membuat sebuah bejana dan bejana itu rusak dalam tangan-tangannya, maka ia akan membentuknya kembali; tetapi begitu bejana ditempatkan dalam tungku, maka bejana tak dapat diperbaiki kembali. Tanah liat dalam tangan-tangan tukang periuk adalah gambaran diri kita sendiri; mengajarkan kepada kita bahwa, sementara masih di dunia ini, haruslah kita dengan segenap hati bertobat dari dosa-dosa yang dilakukan tubuh dan dengan demikian memungkinkan Tuhan menyelamatkan kita selagi ada waktu. Apabila kita telah meninggalkan dunia ini, kita tak akan lagi dapat bertobat dan mengakui dosa-dosa kita. Kita wajib melakukan kehendak Bapa, memelihara tubuh kita tetap murni, dan melakukan perintah-perintah Tuhan, sebab inilah jalan untuk memperoleh hidup yang kekal. Dalam Injil Tuhan bersabda: Jika engkau tidak setia dalam perkara-perkara kecil, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu perkara-perkara besar? Aku berkata kepadamu barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dengan kata lain, demi memperoleh hidup yang kekal, kita harus tetap murni dan memelihara meterai pembaptisan kita agar tak bercela.
Atau adakah seorang dari antara kalian yang mengatakan bahwa tubuh kita tak akan ambil bagian dalam penghakiman, ataupun bangkit kembali? Dalam apakah kalian diselamatkan? Dalam apakah kalian menerima penglihatanmu? Renungkanlah sejenak. Bukankah dalam tubuh itu sendiri? Tubuh kita adalah Bait Allah, dan karenanya kita wajib menjaganya, sebab sebagaimana kita dipanggil dalam tubuh, demikian pula kita akan dihakimi dalam tubuh. Sebab Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita, yang pada mulanya adalah roh, menjadi daging dan dengan cara ini memanggil kita, maka dalam daging kita inilah kita juga akan menerima ganjaran kita.
Oleh karenanya, marilah kita saling mengasihi satu sama lain, agar kita semua dapat mencapai kerajaan Allah. Sementara kita masih dapat disembuhkan, marilah kita menyerahkan diri kita ke dalam tangan-tangan dokter ilahi kita dan memberikan imbalan jasa kepada-Nya - imbalan jasa dukacita yang sungguh atas dosa-dosa kita. Sebab Ia yang mahatahu melihat apa yang ada dalam hati kita, marilah kita memuji Dia dengan hati kita pula dengan bibir kita. Maka Ia akan menerima kita sebagai anak-anak-Nya. Tuhan Sendiri telah bersabda: Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan.
Senin, 07 Februari 2011
LISTRIK PRABAYAR
ABSTRAK
PLN Distribusi Bali dalam upaya menjadi perusahaan bertaraf internasional berupaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat pada umumnya dan pelanggan pada khususnya. Oleh karena itu bidang Humas sesuai fungsinya sebagai mediator antara perusahaan dan masyarakat perlu melaksanakan suatu program sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya dalam memperkenalkan listrik prabayar.
Humas PLN Distribusi Bali memiliki suatu program sosialisasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kelistrikan baik secara umum maupun kelistrikan Bal temasuk tentang listrik prabayar. Namun pada kenyataannya belum seluruh masyarakat maupun pelanggan PLN di wilayah Bali menggunakan listrik prabayar.
Untuk itu dirasa perlu adanya media publikasi dan sosialisasi alternatif bagi Humas PLN Bali dalam mensosialisasikan atau mempublikasikan listrik prabayar ke seluruh pelanggan maupun masyarakat Bali. Untuk itu ada beberapa media publikasi alternatif yang menjadi rekomendasi penulis dalam mensosialisasikan listrik praabyar, yakni flipchart, alat bantu dalam sosialisasi-sosialisasi listrik prabayar. Kemudian jargon-jargon listrik prabayar serta layout listrik prabayar pada mobil pelayanan teknis PLN ataupun produk-produk souvenir bagi pelanggan PLN serta media publikasi yang bisa diletakkan pada kantor-kantor pelayanan PLN ataupun di tempat-tempat umum seperti spanduk, baliho, maupun brosur PLN.
Selain dengan media publikasi alternatif di atas, dalam mensosialisasikan listrik prabayar dirasa akan lebih baik apabila saat sosialisasi dilaksanakan tim sosialisasi juga membawa alat peraga seperti kWh meter prabayar atau kartu token listrik prabayar, karena disamping mensosialisasikan listrik prabayar kita juga perlu mensosialisasikan hal-hal atau piranti yang berhubungan dengan listrik prabayar. Apabila sosialisasi dilakukan dengan lebih maksimal dan melalui berbagai media, tentunya listrik prabayar juga akan lebih cepat dikenal bahkan diterima oleh masyarakat dan pelanggan PLN khususnya karena secara tidak langsung akan terbentu mindset listrik prabayar dibenak setiap orang karena mereka terus-menerus dijejali informasi mengenai listrik prabayar